Oct 31, 2011

Nyaris Bunuh Veteran, Polisi Oakland ‘Dilatih’ Israel


Oakland Police Department  (OPD), California, Amerika Serikat (AS), yang nyaris membunuh veteran perang Irak saat protes “Occupy Oakland”, dilaporkan ‘dilatih’ militer Israel.

Scott Olsen (dailymail)
OPD berturut-turut mengikuti “Urban Shield”, kompetisi latihan nasional yang menguji kemampuan tim reaksi cepat kepolisian di negeri Abang Sam. Pada 2009, OPD berhasil menduduki peringkat pertama, sementara pada 2010 dan 2011 peringkat kedua.

Yang menarik dari “Urban Shield” adalah bahwa kompetisi latihan tersebut didukung State of Israel National Emergency Management Authority (NEMA) dan State of Israel National Police. NEMA Israel berada di bawah Kementerian Pertahanan Israel dan Polisi Israel menginduk kepada Kementerian Keamanan Dalam Negeri Israel. Keduanya terlibat langsung dalam praktik penjajahan di Wilayah Pendudukan Palestina.

Oct 28, 2011

Militer Israel: Bunuh Tentara yang Diculik!


Instruksi maut “Prosedur Hannibal” akan kembali dihidupkan militer Israel. Serdadu yang mati lebih baik daripada yang diculik, demikian instruksi itu.

GILAD Shalit tampaknya harus bersyukur. Dia diculik dan di bawa masuk ke Gaza oleh pejuang Palestina tanpa ada rekannya yang melakukan “Prosedur Hannibal”. Jika tidak, pasti cuma jenazah atau kerangkanya yang pulang.

Untuk mencegah “shalit-shalit” lain terjadi di masa depan, IDF (militer Israel) siap ‘menghidupkan kembali’ instruksi jahat “Prosedur Hannibal”. Instruksi ‘rahasia’ itu memerintahkan serdadu Israel menembak mati kamerad mereka yang ditangkap musuh. Atau singkatnya, seperti ditulis Uri Avnery, “Bebaskan serdadu dengan membunuh mereka.”

Museum Toleransi yang Tak Toleran

Pemilik proyek tak toleran itu tak lain Simon Wiesenthal Center, yang berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat

KELOMPOK yang terdiri dari 84 arkeolog ternama di dunia mengecam rencana pembangunan sebuah museum toleransi di atas lahan pemakaman kuno Muslim di jantung Kota Tua Yerusalem, demikian dilaporkan Los Angeles Times, Senin (24/10). Pemakaman yang bernama “Ma’man Allah”, atau ‘tempat suci Allah’, itu sudah berusia berabad-abad.

Oct 20, 2011

Jalan Teror Berbalik ke Tel Aviv

Rencana pembunuhan Dubes Arab Saudi di Washington—yang Amerika Serikat (AS) tuduhkan kepada Iran—kini malah berbalik meniti jalan menuju Israel.

Suratkabar Pakistan berbahasa Urdu Ummat melaporkan indikasi keterlibatan Dinas Intelijen Israel Mossad dalam rencana teror tersebut. Mengutip pernyataan seorang pejabat intelijen Pakistan—yang tak disebutkan namanya, harian tersebut menyebut Mansour Arbabsiar—si tersangka utama—pernah menerima dokumen identitas yang dipalsukan dari Mossad.


Oct 17, 2011

“Skenario Hollywood” A la Holder

Jaksa Agung Amerika Serikat (AS) Eric Holder punya “gawe” baru pada Selasa (11/10). Bersama Direktur FBI Robert S Mueller, Holder mengumumkan sebuah tuduhan serius terhadap Iran. Negara Abang Sam itu menuduh Republik Islam berencana membunuh Dubes Arab Saudi di Washington.